Tombol Rahasia HP Sony Ericsson Kamis, Apr 30 2009 

Berikut ini adalah kunci kode tombol rahasia yang dapat anda jalankan sendiri dengan mengetiknya di keypad hp ponsel anda yang bermerek Sony Ericsson.

1. Melihat IMEI (International Mobile Equipment Identity)
Caranya tekan * # 0 6 #

2. Merubah bahasa menjadi bahasa inggris / english
Caranya tekan * # 0 0 0 0 #

3. Mengunci sim card agar tidak bisa mengganti simcard
Caranya tekan < * * < dan untuk membukanya harus mengetahui kode unlock ponsel anda

4. Melihat service menu dan versi software ponsel sony ericsson
Caranya tekan > * < < * < *

Tambahan : kode diinput tanpa spasi

Tombol Rahasia pada HP Nokia Kamis, Apr 30 2009 

Berikut ini adalah kunci kode tombol rahasia yang dapat anda jalankan sendiri dengan mengetiknya di keypad hp ponsel anda yang bermerek Nokia baik yang cdma maupun yang gsm.

1. Melihat IMEI (International Mobile Equipment Identity)
Caranya tekan * # 0 6 #

2. Melihat versi software, tanggal pembuatan softwre dan jenis kompresi software
Caranya tekan * # 0 0 0 0 #
Jika tidak berhasil coba pencet * # 9 9 9 9 #

3. Melihat status call waiting
Caranya tekan * # 4 3 #

4. Melihat nomor / nomer private number yang menghubungi ponsel anda
Caranya tekan * # 3 0 #

5. Menampilkan nomer pengalihan telepon all calls
Caranya tekan * # 2 1 #

6. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena tidak anda jawab (call divert on)
Caranya tekan * # 6 1 #

7. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena di luar jangkauan (call divert on)
Caranya tekan * # 6 2 #

8. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena sibuk (call divert on)
Caranya tekan * # 6 7 #

9. Merubah logo operator pada nokia type 3310 dan 3330
Caranya tekan * # 6 7 7 0 5 6 4 6 #

10. Menampilkan status sim clock
Caranya tekan * # 7 4 6 0 2 5 6 2 5 #

11. Berpindah ke profil profile ponsel anda
Caranya tekan tombol power off tanpa ditahan

12. Merubah seting hp nokia ke default atau pabrikan
Caranya tekan * # 7 7 8 0 #

13. Melakukan reset timer ponsel dan skor game ponsel nokia
Caranya tekan * # 7 3 #

14. Melihat status call waiting
Caranya tekan * # 4 3 #

15. Melihat kode pabrik atau factory code
Caranya tekan * # 7 7 6 0 #

16. Menampilkan serial number atau nomer seri hp, tanggal pembuatan, tanggal pembelian, tanggal servis terakhir, transfer user data. Untuk keluar ponsel harus direset kembali.
Caranya tekan * # 92702689 #

17. Melihat kode pengamanan ponsel anda
Caranya tekan * # 2 6 4 0 #

18. Melihat alamat ip perangkat keras bluetooth anda
Caranya tekan * # 2 8 2 0 #

19. Mengaktifkan EFR dengan kualitas suara terbaik namun boros energi batere. Untuk mematikan menggunakan kode yang sama.
Caranya tekan * # 3 3 7 0 #

20. Mengaktifkan EFR dengan kualitas suara terendah namun hemat energi batere. Untuk mematikan menggunakan kode yang sama.
Caranya tekan * # 4 7 2 0 #

21. Menuju isi phone book dengan cepat di handphone nokia
Caranya tekan nomer urut lalu # contoh : 150#

22. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk semua panggilan
Caranya tekan * * 2 1 * Nomor Tujuan #

23. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan yang tidak terjawab
Caranya tekan * * 6 1 * Nomor Tujuan #

24. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan ketika telepon hp anda sedang sibuk
Caranya tekan * * 6 7 * Nomor Tujuan #

Keterangan Tambahan :
- Kode diinput tanpa spasi
- Ada kode-kode nokia yang berlaku pada tipe tertentu saja

Dracula, Pembantai Umat Islam dalam Perang Salib Kamis, Apr 30 2009 

Dracula, Pembantai Umat Islam dalam Perang Salib

By: Hyphatia Cneajna

Membaca buku setebal 192 halaman ini sangat menarik. Sampul bukunya berwarna coklat yang memudar menandakan aroma gothic yang begitu kental. Judul besarnya dengan embos warna merah menyala memang menarik mata untuk mengambilnya. Apalagi setelah membaca judulnya, Dracula. Memang awalnya akan mengira bahwa buku ini buku misteri seperti halnya buku tentang Dracula lainnya. Akan tetapi, judul kecil yang berbunyi “Pembantai Umat Islam dalam Perang Salib”, tentu segera membuat yang memegang buku ini ingin segara untuk membaca keterangan di sampul belakang. Setelah membaca kata demi kata di sampul belakang maka akan segera mengetahui bahwa buku ini berbeda dengan buku sejenis lainnya, semisal buku Dracula karya Bram Stoker.

Buku karya Hyphatia Cneajna ini, nama yang tentunya agak asing bagi telinga orang Indonesia, yang lengkapnya berjudul Dracula, Pembantai Umat Islam dalam Perang Salib, bukan karya fiksi, tapi buku sejarah. Mungkin saja karena selama ini kisah tentang Dracula sudah lekat dengan vampir yang haus darah, maka penerbit buku ini perlu menambahkan kalimat “Kisah Kebiadaban Count Dracula yang disembunyikan Selama 500 Tahun”. Memang buku ini buku sejarah yang memaparkan riwayat Vlad Tepes atau kemudian dikenal dengan nama Dracula secara mendetail.

Bab I, yang merupakan pendahuluan, memaparkan tentang latar belakang Perang Salib. Perang yang terjadi hampir selama 5 abad ini telah banyak memakan korban, baik dari pihak Kristen maupun Islam. Dalam babakan terakhir perang tersebut, kekuatan yang terlibat dalam pertempuran semakin mengerucut, yaitu Kerajaan Honggaria—sebagai wakil Kristen—melawan Kerajaan Turki Ottoman/Usmaniah— sebagai wakil Islam. Dalam situasi inilah Dracula dilahirkan.

Riwayat hidup Dracula dibahas secara mendalam dalam Bab II. Nenek moyang Dracula, Randu Negru, merupakan pendiri kerajaan Wallachia, sebuah kerajaan yang dibatasi oleh Sungai Danube dan Pegunungan Carphatia. Kalau dilihat dalam peta dunia saat ini, Wallachia menjadi bagian dari negara Rumania. Randu Negru kemudian beranak pinak di wilayah tersebut. Salah satu keturunannya adalah Basarab/Vlad Dracul—”Dracul” berarti “naga”— yang merupakan ayah Dracula. Dracula merupakan anak kedua dari Vlad Dracul. Dracula mempunyai nama asli Vlad Tepes. Nama Dracula sendiri berasal dari bahasa Rumania, Draculea. Akhiran “ea” dalam bahasa Rumania berarti “anak dari”, jadi Draculea berarti anak dari Dracul.

Sebagai anak yang sering ditinggal ayahnya dalam keberbagai peperangan membuat Dracula tumbuh menjadi pribadi yang tidak bahagia. Ketidakbahagiaan ini semakin bertambah ketika pada umur 11-12 tahun ia harus menjadi tawanan Kerajaan Turki Ottoman. Walaupun di Turki ia diperlakukan dengan baik namun Dracula merasa bahwa dirinya telah dicampakkan dari masa kecil, kampung halaman, ibu serta keluarganya. Dari sinilah rasa dendam Dracula terhadap Kerajaan Turki Ottoman bermula. Hampir selama 5 tahun Dracula berada di Turki. Ketika usinya beranjak 17 tahun ia dikirim oleh Kerajaan Turki Ottoman untuk mengisi kekosongan tahta Wallachia setelah kematian kakaknya. Tahta Wallachia pun akhirnya bisa ia duduki. Dan, sejak berkuasa inilah kekejaman Dracula mulai tampak. Selama masa pemerintahannya yang berlangsung hanya 6 tahun ia telah membantai kurang lebih 500.000 penduduk Wallachia. Tentu saja jumlah korban tersebut tidak bisa dikatakan kecil dalam konteks abad pertengahan.

Sebagian besar korban pembantaian Dracula dibunuh dengan cara yang keji. Sebelum dibunuh mereka disiksa terlebih dahulu. Macam-macam penyiksaan Dracula tersebut dibahas dalam Bab III buku ini. Metode penyiksaan yang digunakan Dracula untuk menyiksa korban-korbannya antara lain penyulaan, merebus korban hidup-hidup, memaku kepala korban, menjerat leher korban, merusak organ vital perempuan, dan beberapa metode penyiksaan lain yang tak kalah kejam. Di antara metode penyiksaan tersebut penyulaan merupakan yang paling terkenal. Penyulaan merupakan penyiksaan dengan cara memasukkan kayu—sebesar lengan tangan orang dewasa yang telah dilancipkan ujungnya—ke dalam anus. Setelah sula masuk kemudian tubuh korban dipancangkan sehingga kayu sula terus masuk menembus tubuh korban hingga tembus ke bagian leher, punggung, atau kepala. Biasanya penyiksaan semacam ini dilakukan oleh Dracula secara massal, sehingga sekali melakukan “upacara” penyulaan jumlah korbannya bisa mencapai 2.000 orang.

Di antara korban-korban Dracula sebagian besar adalah umat Islam. Siapa saja umat Islam yang menjadi korban Dracula dijelaskan dalam Bab IV. Hyphatia memperkirakan jumlah korbannya mencapai 300.000 orang. Mereka ini sebagian besar merupakan pendukung Kerajaan Turki Ottoman yang berada di wilayah Wallachia. Sebagian besar korban tersebut dibunuh dengan cara disula, sebagian yang lain dibunuh dengan cara dibakar hidup-hidup, diracuni dan disiksa dengan cara yang lain. Masa inilah dikenal di Wallachia sebagai masa teror yang paling mengerikan.

Masa teror terhadap umat Islam dan penduduk Wallachia baru berakhir ketika Dracula terbunuh. Tentang di mana Dracula terbunuh dan kuburannya dipaparkan di Bab V. Dalam bab ini dibedah segala mitos yang melingkupi Dracula, termasuk kuburan Dracula yang setelah digali ternyata tak ada jasadnya lagi. Pun, dibahas tentang kematian- kematian misterius yang menimpa penduduk Wallachia dan sekitarnya setelah kematian Dracula, yang konon kabarnya kematian tersebut ada hubungannya dengan Dracula.

Segala bentuk kekejaman Dracula yang dipaparkan dalam bab demi bab buku ini masih tertutupi hingga kini. Sampai saat ini Dracula lebih dikenal sebagai vampir yang haus darah daripada pembunuh berdarah dingin. Hal ini terjadi karena Barat memang berusaha mengaburkan kisah hidup Dracula yang sesungguhnya. Mengapa Barat berusaha keras menyembunyikan jadi diri Dracula? Apa hubungan Dracula dengan bawang putih dan salib dalam konteks penjajahan sejarah? Mengapa pembunuh Dracula yang sebenarnya tidak banyak ditampilkan? Semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut diuraikan dengan tuntas oleh Hyphatia di Bab VI karyanya.

Buku karya Hyphatia Cneajna ini menarik karena dua hal. Pertama, buku ini menampilkan fakta-fakta yang belum banyak diketahui oleh masyarakat secara luas. Pada saat membacanya segala fakta-fakta yang ada dalam buku ini ibarat tamparan yang membuat kita sadar bahwa selama ini sosok Dracula merupakan sosok nyata yang kemudian lebih dikenal sebagai sosok fiski. Kedua, buku ini mengajak kita untuk selalu kritis terhadap sejarah. Sebuah sejarah yang seakan-akan sudah menjadi kebenaran ternyata seringkali berisi kebohongan- kebohongan. Dengan dua kelebihan ini—dan tentunya dengan kekurangan yang ada di dalamnya—buku ini layak dibaca oleh seluruh lapisan masyarakat. [*]

Judul : Dracula, Pembantai Umat Islam dalam Perang Salib

Penulis : Hyphatia Cneajna

Penerbit : Navila Idea, Yogyakarta

Tebal : xii + 192 halaman

Tahun Terbit : Agustus 2007

Harga : Rp. 29.500,-

****** *****************

Dracula: Fakta yang Menjadi Fiksi

(Makalah ini disampaikan dalam bedah buku “Dracula, Pembantai Umat Islam dalam Perang” di auditorium Fakultas Ilmu Budaya UGM)

Oleh: Ragil Nugroho

Sejarah semestinya menjadi cermin paling jernih bagi umat manusia untuk menatap masa depan. Tetapi bagaimana kalau sejarah telah dibelokan oleh kelompok pemenang?

Sejarah Superhero

Filsuf dan sekaligus aktivis gerakan kiri Italia, Antonio Gramsci, dalam teorinya tentang hegemoni (peracunan kesadaran), mengungkapkan bahwa seringkali sejarah ditentukan oleh kekuasaan yang menang. Sejarah semacam ini akan memuja kelas yang berkuasa dan sekaligus mencemooh kelas yang kalah; ia hanya akan berbicara tentang para raja bukan tentang para kawula. Akibatnya, kelas yang subaltern (dikalahkan) harus berada di luar gelanggang sejarah, yang artinya tidak mempunyai peran apa-apa dalam sejarah. Sehingga tepat kalau sejarah jenis ini disebut sejarah “Superhero”.

Lebih lanjut Gramsci dalam bukunya yang cukup fenomenal, Notes on Italian History (1934), menuturkan bahwa sebetulnya kelas subaltern—mereka ini terdiri dari petani, buruh, kaum miskin perkotaan, gelandangan dan kelompok-kelompok lain yang termarjinalkan— mempunyai sejarah sendiri yang tidak kalah kompleksnya dengan sejarah kelas yang berkuasa. Akan tetapi, akibat posisi yang tertindas membuat mereka tak bisa menuliskan sejarah mereka sendiri dan harus menerima “sejarah resmi” yang dibuat oleh kelas yang berkuasa.

Teori yang dikemukan Gramsci di muka sangat tepat untuk melihat penulisan sejarah yang dominan dewasa ini. Apa yang dikatakan oleh Gramci itu tampak demikian kasat mata. Di antara sekian banyak negara, Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang gemar memproduksi sejarah superhero. Agar gampang melihat fakta-faktanya tengok saja film-film produksi mereka seperti Superman, Batman, Rambo dan lain sebagainya. Dalam kasus film Rambo misalnya, terlihat dengan jelas bagaimana Amerika Serikat ingin selalu menjadi bangsa pemenang walaupun mereka mengalami kekalahan telak di Vietnam. Mereka ingin tetap menjadi superhero walaupun sebetulnya telah terpuruk. Selain yang dilakukan oleh Amerika Serikat, sejarah superhero bisa dilihat dari sejarah para diktator—semisal Stalin, Hilter, Mao. Para diktator tersebut berusaha mengagung-agungkan sejarahnya sendiri agar diri mereka layak disebut superhero. Apabila ada sejarah yang berlawan dengan yang mereka inginkan, maka akan dibungkam untuk selama-lamanya.

Dalam khazanah penulisan sejarah di Indonesia sejarah superhero juga akan banyak kita dapatkan. Para penguasa berusaha agar nama mereka digoreskan dengan tinta emas, sebagai pahlawan, sementara musuh-musuh mereka harus dikutuk menjadi manusia jahat atau menjadi hewan. Hal ini terlihat jelas dalam sejarah para raja pada masa feodal. Prabu Airlangga misalnya, menjadikan Calon Arang—musuh politiknya—sebagai tukang sihir yang suka mandi darah. Panembahan Senopati juga melakukan hal serupa, dengan tipu daya khas seorang Machialevis, menuduh Ki Ageng Mangir sebagai pemberontak yang layak dibunuh. Atau, bagaimana Sangkuriang dikisahkan dalam wujud manusia yang berubah menjadi seekor anjing akibat penentangannya terhadap kekuasaan yang dominan saat itu.

Melangkah pada zaman yang lebih modern, sejarah superhero ini terus berlanjut. Hal ini sangat kasat mata ketika Soeharto berkuasa. Ia buat sejarahnya sendiri sebagai pahlawan dalam Serangan Umum 1 Maret dan sebagai penumpas gerombolan liar PKI yang katanya akan merongrong Pancasila. Sebagaimana para leluhurnya yang gila akan nama kebesaran—raja-raja Mataram selalu bergelar Hamengkubuwono (pemangku dunia) dan Pakubuwono (paku dunia)—Soeharto pun mengangkat dirinya sebagai “Bapak Pembangunan”. Sejarah-sejarah seperti inilah yang menjadi “sejarah resmi” di Indonesia hingga saat ini. Bisa dikatakan bahwa manusia Indonesia sejak dalam kandungan sampai akan menjemput ajal dicecoki oleh sejarah superhero.

Dalam bandul sejarah yang condong pada sejarah superhero itulah bayang- bayang mitos begitu kuatnya sehingga menelan fakta. Ia telah menelusup pada pola pikir masyarakat. Mitos-mitos baru pun terus-menerus direproduksi. Tak sadar bahwa mitos-mitos tersebut telah melenakan dan semakin melapukkan sejarah itu sendiri.

Penjajahan Sejarah

Dalam bukunya yang sudah menjadi klasik, Orientalisme, Erdwad W Said, memaparkan tentang dominasi Barat dalam menciptakan pandangan tunggal. Ia memaparkan bahwa Barat membuat penilaian tentang Timur. Dalam pandangan Barat, Timur merupakan sekumpulan “bangsa irasional, lemah-lembut dan eksotis”. Sedangkan dalam memberikan penilaian terhadap dirinya sendiri mereka menyebut sebagai “bangsa yang rasional, penuh perhitungan dan dinamis”. Dengan penilaian seperti itu bangsa Barat ingin memberikan citra bahwa mereka berbeda dengan bangsa lain yang ada di Timur.

Tak terasa, penilaian yang dilakukan oleh Barat tersebut termakan oleh bangsa-bangsa Timur. Mereka menjadi alpa menilai diri mereka sendiri dan menyerahkan semuanya terhadap Barat. Mereka memandang diri mereka lebih rendah dari Barat. Mereka merasa tak layak hidup sejajar dengan Barat. Dari proses seperti inilah penjajahan sejarah bermula, dan kemudian berujung pada penjajahan sebuah bangsa.

Memang masih jarang yang mengupas penjajahan sejarah ini. Para aktivis maupun intelektual selama ini gaduh berdebat tentang penjajahan ekonomi dan politik, masih jarang memperdebatkan penjajahan sejarah ini. Padahal penjajahan sejarah tak kalah berbahaya dari bentuk-bentuk penjajahan yang lainnya. Apabila hal ini tak dilawan maka apa yang pernah dikatakan Milan Kundera, “maka tak lama setelah itu bangsa tersebut akan mulai melupakan apa yang terjadi sekarang dan pada masa lampau, akan benar-benar mewujud.”

Sebuah bangsa yang telah terjajah sejarahnya akan tumbuh menjadi bangsa yang rapuh. Mereka akan kehilangan kebanggaan terhadap dirinya sendiri. Mereka akan lupa tentang jati dirinya. Maka ketika suatu bangsa sudah kehilangan kepercayaan diri dan buta akan dirinya sendiri, ia akan mudah terombang-ambing. Akibatnya, sebagai pegangan mereka akan berpegangan pada bangsa yang menurut mereka lebih “kuat” dan “maju”. Dan, secara tak sadar mereka telah jatuh pada cengkraman negara lain.

Penjajahan sejarah ini sangat efektif untuk melakukan penjajahan terhadap sebuah bangsa secara keseluruhan. Sebagai contoh adalah yang akhir-akhir ini digembor-gemborkan oleh AS dan sekutunya tentang terorisme. Mereka menciptakan sejarah baru bahwa Afganistan dan Irak merupakan “sarang teroris”. Dengan sejarah rekaan tersebut telah melapangkan jalan bagi mereka untuk melakukan invasi/penjajahan. Alasan mereka yang sebenarnya, menguasi sumber minyak di Timur Tengah, bisa mereka tutup-tutupi dengan dalih mengejar gembong teroris.

Arnold Toynbee dalam karyanya Mankind and Mother Earth A Narrative History of Word (1975), memberikan pemaparan bahwa penjajahan sejarah telah membuat sejarah hanya berisikan masa lalu yang mengarah pada kuasa pengaruh Barat. Akibatnya, peristiwa-peristiwa masa lalu lainnya dianggap tidak relevan dan karena oleh itu bisa diabaikan. Lebih lanjut Toynbee memberikan uraian bahwa akibat westernisasi sejarah tersebut, negara-negara yang terbaratkan menjadi subordinat dan terpinggirkan.

Membongkar Sebuah Kebohongan

Kisah hidup Dracula merupakan salah satu contoh bentuk penjajahan sejarah yang begitu nyata yang dilakukan Barat. Kalau film Rambo merupakan suatu fiksi yang kemudian direproduksi agar seolah-olah menjadi nyata oleh Barat, maka Dracula merupakan kebalikannya, tokoh nyata yang direproduksi menjadi fiksi. Bermula dari novel buah karya Bram Stoker yang berjudul Dracula, sosok nyatanya kemudian semakin dikaburkan lewat film-film seperti Dracula’s Daughter (1936), Son of Dracula (1943), Horror of Dracula (1958), Nosferatu (1922)—yang dibuat ulang pada tahun 1979—dan film-film sejenis yang terus-menerus diproduksi.

Lantas, siapa sebenarnya Dracula itu?

Dalam buku berjudul “Dracula, Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib” karya Hyphatia Cneajna ini, sosok Dracula dikupas secara tuntas. Dalam buku ini dipaparkan bahwa Dracula merupakan pangeran Wallachia, keturunan Vlad Dracul. Dalam uraian Hyphatia tersebut sosok Dracula tidak bisa dilepaskan dari menjelang periode akhir Perang Salib. Dracula dilahirkan ketika peperangan antara Kerajaan Turki Ottoman (sebagai wakil Islam) dan Kerajaan Honggaria, (sebagai wakil Kristen) semakin memanas. Kedua kerajaan tersebut berusaha saling mengalahkan untuk merebutkan wilayah-wilayah yang bisa dikuasai, baik yang berada di Eropa maupun Asia. Puncak dari peperangan ini adalah jatuhnya Konstantinopel, benteng Kristen, ke dalam penguasaan Kerajaan Turki Ottoman.

Dalam babakan Perang Salib di atas, Dracula merupakan salah satu panglima pasukan Salib. Dalam perang inilah Dracula banyak melakukan pembantaian terhadap umat Islam. Hyphatia memperkirakan jumlah korban kekejaman Dracula mencapai 300.000 ribu umat Islam. Korban-korban tersebut dibunuh dengan berbagai cara—yang cara-cara tersebut bisa dikatakan sangat biadab—yaitu dibakar hidup-hidup, dipaku kepalanya, dan yang paling kejam adalah disula. Penyulaan merupakan cara penyiksaan yang amat kejam, yaitu seseorang ditusuk mulai dari anus dengan kayu sebesar lengan tangan orang dewasa yang ujungnya dilancipkan. Korban yang telah ditusuk kemudian dipancangkan sehingga kayu sula menembus hingga perut, kerongkongan, atau kepala. Sebagai gambaran bagaimana situasi ketika penyulaan berlangsung penulis mengutip pemaparan Hyphatia:

“Ketika matahari mulai meninggi Dracula memerintahkan penyulaan segera dimulai. Para prajurit melakukan perintah tersebut dengan cekatan seolah robot yang telah dipogram. Begitu penyulaan dimulai lolong kesakitan dan jerit penderitaan segera memenuhi segala penjuru tempat itu. Mereka, umat Islam yang malang ini sedang menjemput ajal dengan cara yang begitu mengerikan. Mereka tak sempat lagi mengingat kenangan indah dan manis yang pernah mereka alami.”

Tidak hanya orang dewasa saja yang menjadi korban penyulaan, tapi juga bayi. Hyphatia memberikan pemaparan tetang penyulaan terhadap bayi sebagai berikut:

“Bayi-bayi yang disula tak sempat menangis lagi karena mereka langsung sekarat begitu ujung sula menembus perut mungilnya. Tubuh-tubuh para korban itu meregang di kayu sula untuk menjemput ajal.”

Kekejaman seperti yang telah dipaparkan di atas itulah yang selama ini disembunyikan oleh Barat. Menurut Hyphatia hal ini terjadi karena dua sebab. Pertama, pembantaian yang dilakukan Dracula terhadap umat Islam tidak bisa dilepaskan dari Perang Salib. Negara-negara Barat yang pada masa Perang Salib menjadi pendukung utama pasukan Salib tak mau tercoreng wajahnya. Mereka yang getol mengorek-ngorek pembantaian Hilter dan Pol Pot akan enggan membuka borok mereka sendiri. Hal ini sudah menjadi tabiat Barat yang selalu ingin menang sendiri. Kedua, Dracula merupakan pahlawan bagi pasukan Salib. Betapapun kejamnya Dracula maka dia akan selalu dilindungi nama baiknya. Dan, sampai saat ini di Rumania, Dracula masih menjadi pahlawan. Sebagaimana sebagian besar sejarah pahlawan- pahlawan pasti akan diambil sosok superheronya dan dibuang segala kejelekan, kejahatan dan kelemahannya.

Guna menutup kedok kekejaman mereka, Barat terus-menerus menyembunyikan siapa sebenarnya Dracula. Seperti yang telah dipaparkan di atas, baik lewat karya fiksi maupun film, mereka berusaha agar jati diri dari sosok Dracula yang sebenarnya tidak terkuak. Dan, harus diakui usaha Barat untuk mengubah sosok Dracula dari fakta menjadi fiksi ini cukup berhasil. Ukuran keberhasilan ini dapat dilihat dari seberapa banyak masyarakat—khususnya umat Islam sendiri—yang mengetahui tentang siapa sebenarnya Dracula. Bila jumlah mereka dihitung bisa dipastikan amatlah sedikit, dan kalaupun mereka mengetahui tentang Dracula bisa dipastikan bahwa penjelasan yang diberikan tidak akan jauh dari penjelasan yang sudah umum selama ini bahwa Dracula merupakan vampir yang haus darah.

Selain membongkar kebohongan yang dilakukan oleh Barat, dalam bukunya Hyphatia juga mengupas makna salib dalam kisah Dracula. Seperti yang telah umum diketahui bahwa penggambaran Dracula yang telah menjadi fiksi tidak bisa dilepaskan dari dua benda, “bawang putih” dan “salib”. Konon kabarnya hanya dengan kedua benda tersebut Dracula akan takut dan bisa dikalahkan. Menurut Hyphatia pengunaan simbol salib merupakan cara Barat untuk menghapus pahlawan dari musuh mereka—pahlawan dari pihak Islam—dan sekaligus untuk menunjukkan superioritas mereka.

Siapa pahlawan yang berusaha dihapuskan oleh Barat tersebut? Tidak lain Sultan Mahmud II (di Barat dikenal sebagai Sultan Mehmed II). Sang Sultan merupakan penakluk Konstantinopel yang sekaligus penakluk Dracula. Dialah yang telah mengalahkan dan memenggal kepala Dracula di tepi Danau Snagov. Namun kenyataan ini berusaha dimungkiri oleh Barat. Mereka berusaha agar merekalah yang bisa mengalahkan Dracula. Maka diciptakanlah sebuah fiksi bahwa Dracula hanya bisa dikalahkan oleh salib. Tujuan dari semua ini selain hendak mengaburkan peranan Sultan Mahmud II juga sekaligus untuk menunjukkan bahwa merekalah yang paling superior, yang bisa mengalahkan Dracula si Haus Darah. Dan, sekali lagi usaha Barat ini bisa dikatakan berhasil.

Selain yang telah dipaparkan di atas, buku ini juga memuat hal-hal yang selama ini tersembunyi sehingga belum banyak diketahui oleh masyarakat secara luas. Misalnya tentang kuburan Dracula yang sampai saat ini belum terungkap dengan jelas, keturunan Dracula, macam-macam penyiksaan Dracula dan sepak terjang Dracula yang lainnya.

Sebagai penutup tulisan ini penulis ingin menarik suatu kesimpulan bahwa suatu penjajahan sejarah tidak kalah berbahayanya dengan bentuk penjajahan yang lain: politik, ekonomi, budaya, dll. Penjajahan sejarah ini dilakukan secara halus dan sistematis, yang apabila tidak jeli maka kita akan terperangkap di dalamnya. Oleh karena itu, sikap kritis terhadap sejarah merupakan hal yang amat dibutuhkan agar kita tidak terjerat dalam penjajahan sejarah. Sekiranya buku karya Hyphatia ini—walaupun masih merupakan langkah awal—bisa dijadikan pengingat agar kita selalu kritis terhadap sejarah karena ternyata penjajahan sejarah itu begitu nyata ada di depan kita. [*]

Alzheimer!! Kamis, Apr 30 2009 

Yang mau test ALZHEIMER gratis masuk sini!!!!!



1- Temukan huruf “C” di bawah. Jangan gunakan bantuan cursor.

OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO COOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O
OOOOOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOOO OOOOOOOOOOOOOOO O

2- Jika anda telah menemukan huruf “C”, sekarang temukan angka “6″ di bawah.

9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999  9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999
9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999
9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999
9999699999999999999 9999999999999999 999999999999999 9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999
9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999
9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999 9999999999999999999 9999999999999999 999999999999999

3- Sekarang temukan huruf “N” di bawah. Ini agak lebih sulit.

MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MNMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM
MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM
MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM
MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM
MMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM

Ini bukan gurauan.
Jika anda bisa melewati 3 test ini, maka anda bisa membatalkan rencana
kunjungan anda ke ahli neurologis.
Otak anda masih baik dan jauh dari penyakit Alzheimer.
Selamat !

for your info

Alzheimer atau kepikunan merupakan sejenis penyakit penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif. Penyakit Alzheimer bukannya sejenis penyakit menular. Penyakit Alzheimer adalah keadaan di mana daya ingatan seseorang merosot dengan parahnya sehingga pengidapnya tidak mampu mengurus diri sendiri. Penyakit Alzheimer bukannya ‘kekanak-kanakan karena usia tua’ yang sekadar suatu proses penuaan. Sebaliknya, adalah sejenis masalah kesehatan yang amat menyiksa dan perlu diberikan perhatian.

Alzheimer digolongkan ke dalam salah satu dari jenis nyanyuk (dementia) yang dicirikan dengan melemahnya percakapan, kewarasan, ingatan, pertimbangan, perubahan kepribadian dan tingkah laku yang tidak terkendali. Keadaan ini amat membebani bukan saja kepada pengidapnya, malah anggota keluarga yang menjaga. Penyakit Alzheimer yang menurunkan fungsi memori ini juga menjejaskan fungsi intelektual dan sosial penghidapnya. Biasanya, anggota keluarga hanya datang membawa orang yang sakit berjumpa dokter apabila mereka sudah tidak tahan dengan gejala orang yang sakit.

Hingga kini, sumber sebenarnya penyakit ini tidak diketahui. Tetapi, ia bukanlah disebabkan penuaan. Bagaimanapun, ilmuwan berpendapat, ia dikaitkan dengan pembentukan dan perubahan pada sel-sel saraf yang normal menjadi serat.

Resiko untuk mengidap Alzheimer, penyakit yang sinonim dengan orang tua ini, meningkat seiring dengan pertambahan usia. “Bermula pada usia 65 tahun, seseorang mempunyai resiko lima persen mengidap penyakit ini dan resiko ini meningkat dua kali lipat setiap lima tahun,” kata Ahli Psikogeriatrik, Kantor Pengobatan Psikologi, Fakultas Pusat Pengobatan Universitas Malaya (PPUM), Dr. Esther Ebeenezer.

Menurut Esther, sekalipun penyakit ini dikaitkan dengan orang tua, namun sejarah membuktikan bahawa pesakit pertama yang dikenal pasti menghidap penyakit ini ialah wanita dalam usia awal 50-an.

Sejarah Alzheimer

Penyakit yang pertama kalinya, ditemukan oleh Dr. Alois Alzheimer pada 1907 ini, dinamakan Alzheimer, menurut namanya.

Hasil bedah pengamatan, Alzheimer mendapati Syaraf otak tersebut bukan saja mengecut, malah dipenuhi dengan gumpalan protein yang luar biasa yang disebut plak amiloid dan serat yang berbelit-belit (neuro fibrillary).

Amiloid protein yang membentuk sel-sel plak protein, dipercaya menyebabkan perubahan kimia otak. Musnahnya sel-sel saraf ini menyebabkan syaraf otak yang berfungsi menyampaikan pesan dari satu neuron ke neuron lain terpengaruh.

Meskipun penyakit ini yang semula ditemukan hampir satu abad yang lalu, ia tidak seterkenal penyakit yang lainnya seperti sakit jantung, hipertensi, Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) atau sebagainya.

Kemungkinan ini disebabkan oleh penyakit ini tidak dapat dilihat gejalanya langsung seperti penyakit hipertensi yang dapat dilihat melalui pemeriksaan tekanan darah secara berkala.

Penelitian klinis terbaru menunjukkan suplementasi dengan asam lemak omega-3 dapat memperlambat menurunan fungsi kognitif pada penderita alzheimer ringan.

Pengungkapan terhadap Alzheimer

Publikasi mengenai penyakit Alzheimer masih rendah dan banyak orang tidak mengetahui tentang penyakit ini sampai dipublikasikan secara terbuka sendiri oleh bekas Presiden Amerika Serikat yang ke-40, Ronald Reagan dalam suratnya tertanggal 5 November 1994 .

Penyakit Alzheimer sukar dideteksi sebab banyak yang beranggapan orang tua yang semula lupa, adalah sesuatu yang lazim karena faktor usia. Padahal itu mungkin tanda-tanda awal seseorang itu mengidap penyakit Alzheimer.

Tingkat Alzheimer

Lupa meletakkan kunci mobil, mengambil baki uang, tidak tahu membeli barang ke kedai, lupa nomor telepon atau kardus obat yang biasa dimakan ialah di antara sebagian gejala ringan.

Apabila orang yang sakit lupa mencampurkan gula dalam minuman, garam dalam masakan atau cara-cara mengaduk air dikategorikan sebagai tingkat sederhana.

Apabila orang yang sakit sudah tidak mampu melakukan perkara asas seperti menguruskan diri sendiri, keliru dengan keadaan sekitar rumah, tidak mengenali rekan-rekan atau anggota keluarga terdekat, ia menandakan orang yang sakit berada di tingkat yang serius.

Tanda-tanda lain

Orang yang terkena penyakit ini dapat menjadi agresif, cepat marah dan kehilangan minat untuk berinteraksi atau hobi yang pernah diminatinya. Diperkirakan bahwa pada sekitar 1950-an kira-kira 2,5 juta penduduk dunia mengidap penyakit ini. Pada tahun 2000, pengidap Alzheimer diperkirakan mencapai enam milyar orang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), memperkirakan lebih dari satu milyar orang tua yang berusia lebih dari 60 tahun atau 10 persen penduduk dunia menghidap Alzheimer (2003). Peningkatan ini, ada kaitannya dengan semakin banyak penduduk dunia yang berusia lanjut , masa hidup wanita meningkat hingga umur 80 tahun dan 75 tahun bagi lelaki. Selain itu, penjagaan kesehatan yang lebih baik, tingkat perkimpoian menurun, perceraian bertambah dan mereka yang kimpoi tetapi tidak banyak anak.

Orang yang sakit yang berada di tahap sederhana dan parah akan menunjukkan tingkah laku yang aneh. Di antaranya, seperti menjerit, terpekik dan mengikut perawat ke mana saja walaupun ke WC.

Selain itu, orang yang sakit juga mendengar suara atau bisikan halus dan melihat bayangan menakutkan. Semua ini secara tidak langsung memberi tekanan mental kepada perawat sebab mereka terpaksa menjaga orang yang sakit ‘36 jam’ sehari.

Orang yang sakit juga kadangkala akan berjalan ke sana sini tanpa sebab dan pola tidur mereka juga berubah. Orang yang sakit akan lebih banyak tidur pada waktu siang dan terbangun pada waktu malam.

Secara umum, orang sakit yang didiagnosis mengidap penyakit ini meninggal dunia akibat radang paru-paru atau pneumonia. Ini disebabkan, pada waktu itu orang yang sakit tidak dapat melakukan sembarang aktivitas lain.

Yang menyedihkan, adalah orang yang sakit itu sendiri tidak memahami apa yang terjadi pada diri mereka dan memerlukan bantuan orang lain. Berita buruknya penyakit Alzheimer ini, tidak dapat disembuhkan. Tetapi, gejalanya masih dapat dikendalikan dengan obat-obatan.

Obat-obatan yang diberi pada tingkat awal, dapat membantu ingatan penderita seperti kognitif, aktivitas harian dan tingkah laku.

Orang yang berisiko

* pengidap hipertensi yang mencapai usia 40 tahun ke atas
* Pengidap kencing manis
* Kurang berolahraga
* Tingkat kolesterol yang tinggi
* Faktor keturunan – mempunyai keluarga yang mengidap penyakit ini pada usia 50-an.

Pengidap Alzheimer yang terkenal

* Enid Blyton
* Charles Bronson
* Winston Churchill
* Perry Como
* Alfred Deakin
* James Doohan
* Ralph Waldo Emerson
* Barry Goldwater
* Rita Hayworth
* Charlton Heston
* Beatrice Lillie
* RatuJuliana dari Belanda(1948 – 1980)
* Burgess Meredith
* Iris Murdoch
* Maurice Ravel
* Ronald Reagan
* Sugar Ray Robinson
* Margaret Rutherford
* Cyrus Vance
* E.B. White
* Harold Wilson
* Randhy Dwirendrahadi

(disadur dari MILIS Karisma.. semoga bermanfaat..)

Sekolah ke Jerman?! Kenapa Tidak.. Kamis, Apr 30 2009 

Hwaaaaaaaa….

“JERMAN?! kenapa tidak?!”

judul ini merupakan sebuah motivasi (klo bukan dikatakan sebagai ambisi), untuk saya pribadi untuk kemudian melanjutkan studi S-2 ke negara ini. knapa harus jerman? Wah, sangat panjang ceritanya, mulai dari amerika, inggris, hingga negara yg satu ini. Tapi, mungkin akan saya beri info sedikit, dan lebih lengkap mengenai alasan saya, nanti akan saya bahas pada artikel yang lain..hehe

FAKTA!!

Selain sarjana (S1), banyak mahasiswa lulusan diploma (D3) di Indonesia yang meneruskan kuliahnya di Jerman.  Sebagai tujuan studi, biaya kuliah di sana tergolong lebih murah ketimbang beberapa negara Eropa lain, di AS atau Australia.

Studi di Jerman memang menarik. Selain jurusan teknik yang memang diakui oleh dunia, Jerman juga terkenal dengan kedokteran, hukum, bahasa, komputer, ekonomi, dan masih banyak lagi. Sayangnya, kemampuan bahasa Jerman kerap menjadi penghambat untuk menikmati pendidikan di sana.

Ya, beberapa tahapan memang mensyaratkan perlunya Bahasa Jerman, selain Bahasa Inggris tentunya.

Mungkin ada yang bertanya-tanya seperti saya, bagaimana caranya?!

setelah sekian lama mencari dan bertanya kepada teman-teman (baca: sahabat), tentang hal tersebut, saya sampai pada beberapa point penting. Untuk itu, simak beberapa langkah awal sebagai tips ringan berikut ini:

Berburu
Selain sebetulnya ada agensi yang bisa mengatur, Anda pun bisa mengurus sendiri rencana dan semua persiapan menimba ilmu di Jerman. Via internet, Yahoo dan Google akan sangat membantu Anda berburu banyak informasi detail universitas maupun agensi yang bisa membantu.

Koresponden
Setelah memeroleh data dan universitas pilihan, lakukan korespondensi dengan pihak sekretariat univesitas bersangkutan. Informasi mulai persyaratan, biaya, serta fasilitas bisa ditanyakan di sini. Hanya, hubungan koresponden tersebut harus menggunakan bahasa Jerman (auf Deutsch).

Dokumen
Beberapa dokumen harus diterjemahkan sebelum Anda menyerahkannya. Jika memang kesulitan dan mendesak, gunakan saja agen penerjemah. Beberapa dokumen tersebut, yaitu :
- Ijazah Diploma 3 yang telah dilegalisir oleh Univeritas bersangkutan.
- Transkrip nilai Diploma 3 yang telah dilegalisir oleh Univeritas bersangkutan.
- Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) SMA yang telah dilegalisir Sekolah dan Depdiknas/Suku Dinas Pendidikan.
- SK hasil Ujian Nasional yang telah dilegalisir oleh Sekolah dan Depdiknas/Suku Dinas Pendidikan.
- Rapor kelas 3 yang telah dilegalisir oleh Sekolah dan Depdikanas/Suku Dinas Pendidikan.

Khusus calon mahasiswa lulusan Sarjana S1, beberapa dokumen yang perlu diterjemahkan untuk melanjutkan gelar master di Jerman antara lain adalah:
- Ijazah S1 yang telah dilegalisir oleh univeritas yang bersangkutan.
- Transkrip ijazah S1 yang telah dilegalisir oleh universitas yang bersangkutan.
- Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) SMA yang telah dilegalisir oleh Sekolah. Jika diperlukan karena permintaan pihak universitas, proses legalisasi ini pun lebih baik diterjemahkan lebih dulu.

Kedutaan
Dokumen-dokumen tersebut juga harus dilegalisir oleh pihak Kedutaan Besar Jerman di Jakarta. Khusus yang belum pernah melegalisir akan dikenakan biaya sekitar 20 Euro atau lebih, sedangkan untuk fresh graduate diberikan gratis 5 eksemplar.

Keputusan
Kirim dokumen-dokumen tersebut untuk mendapatkan persetujuan pihak universitas. Tidak lama, jika keputusan pihak universitas memang “menerima” Anda, biasanya mereka akan mengirim Bescheinigung atau surat izin studi melalui email. Setelah itu, mereka juga akan mengirim Bescheinigung versi aslinya ke alamat kita

Akun
Setelah menerima Bescheinigung asli, barulah kita mengirim aplikasi student visa di sana. Tetapi sebelum itu, Anda harus lebih dulu membuka akun di Deutsche Bank dengan besaran biaya yang akan ditentukan kemudian sebagai jaminan.

waw..dan katanya, untuk S-2, lebih banyak menggunakan bahasa inggris!! (walau tetap saja kita harus belajar bahasa jerman..hehe)..

jadi kenapa menunggu?! ayo kita kejar mimpi kita..

semangat!!!

NB:

untuk teman-teman yang ingin menambahkan atau mengkoreksi, silahkan isi di comment ya.. nanti akan saya update klo ada yang salah..

thx…

http://redfox69.wordpress.com/2009/04/12/menjadi-pengusaha-sejak-kuliah-kenapa-tidak/ Kamis, Apr 30 2009 

Mungkin pertanyaan yang paling sering ditanyakan seorang mahasiswa kepada dirinya adalah, “mau jadi apa saya ketika sudah lulus?”. Nah, ada beberapa opsi yang bisa di ambil. Anda bisa memilih untuk bekerja sebagai PNS, di BUMN, ataupun di perusahaan asing. Namun, seberapa banyak kita berpikir untuk mengembangkan usaha sendiri? Saya adalah salah satu orang yang percaya bahwa menjadi manusia mandiri adalah salah satu jalan menuju kemerdekaan yang sejati. Oleh karena itu, menjadi seorang usahawan, adalah salah satu opsi..

jadi, pada kesempatan ini, saya ingin sedikit mengupasnya..hehe

Tantangan menjadi seorang enterpreneur,  memang berat. Tidak sedikit wirausahawan sempat mengalami jatuh bangun yang parah. Bukan sekali, bahkan berkali-kali.

Kapok? Bukan wirausahawan, namanya. Jatuh bangun, jatuh lagi, sampai akhirnya benar-benar merasakan kursi kesuksesan, itu baru wirausahawan sejati. kira-kira, setelah sekian lama mencari, ada beberapa kiat yang bisa dijadikan acuan (insya allah):

Berorganisasi
Menjadi bagian sebuah organisasi dan rajin mengikuti kegiatannya semasa kuliah bisa membantu Anda belajar membentuk sebuah sistem yang terpadu. Pelajaran sederhana berorganisasi adalah kemampuan memimpin (leadership skill). Kelak, seorang wirausahawan akan memimpin sebuah usaha dengan struktur laiknya sebuah organisasi

Integritas
Disiplin, itulah maksudnya. Disiplin dalam segala hal menyangkut waktu, antara waktu bermain dan belajar misalnya. Kebiasaan ini akan membuat Anda sigap dan leluasa, sehingga tidak pernah sulit mengembangkan usaha ke arah manapun asalkan tepat langkah dan tujuannya.

Jaringan
Networking atau jaringan luas bisa Anda mulai dengan menjaga hubungan baik dari sekarang. Anda dan dosen, serta Anda dan sesama teman kuliah, bahkan penjaga kantin sekalipun.

Secara tidak langsung, jaringan itu akan berkembang di masa depan. Kebiasan berteman dan membuka jaringan teman baru kelak membuat jaringan Anda semakin luas. Ingat, jaringan yang luas adalah syarat sukses Anda menjual usaha Anda sendiri.

Bisnis dan Akutansi
Ada baiknya mengenal pengetahuan dasar-dasar bisnis dan akuntansi. Selain berbekal ilmu di bangku kuliah, Anda pun perlu memahami kedua prinsip tersebut. Sebabnya, ke depan Anda harus siap membuat rencana keuangan yang jelas dan matang. Ini agar perputaran modal Anda tepat, bisa cepat kembali, dan segera marih untung.

Kreatifitas
Anda harus berdaya kreatifitas tinggi. Anda bukan pegawai atau karyawan yang digaji. Anda seorang bos! Anda-lah usaha itu! Untuk itulah, ide usaha Anda harus brilian, yang hanya bisa didapatkan melalui kreativitas tinggi. Alhasil, ide Anda akan selalu segar untuk menjadi the first, different, the best, atau gabungan ketiganya sekaligus. Semua ada di tangan Anda.

ingat kawan!!

hal pertama yang harus kita tanamkan dalam diri kita adalah sikap

“JANGAN PERNAH TAKUT UNTUK MENCOBA dan BERKREATIVITAS!!”

semangat!!

“Cofee as a Habit? or a Lifestyle?!” Kamis, Apr 30 2009 

kopi!!!

waw..mungkin ada bertanya-tanya dengan maksud dari judul dari tulisan ini. “Cofee as a habit? or a lifestyle?!”. wah, sering sekali saya menemukan orang yang meminum kopi, terutama para pria. Dan entah mengapa seringkali kita menghubungkan antara kopi dan pria perokok. walau saya sendiri bukanlah seorang penggila kopi (kecuali capuccino), dan bukan pula seorang perokok..hehe

Tahukan anda bahwa, dari jenis kopi yang disukai seseorang terletak pula ciri kepribadiannya. Apa dan bagaimana kopi menceritakan karakter peminumnya? berikut ini sedikit ulasan dari pencarian saya:

1. Kopi instan
Di mana-mana banyak dijual kopi instan. Yang dibutuhkan hanyalah air panas untuk menyeduhnya, aduk, langsung minum. Ada yang sudah dicampur susu, ada pula kopi murni. Penggemar jenis kopi ini biasanya ingin segala sesuatu cepat dan segera, tanpa perlu bersusah payah. Kadang mengorbankan kualitas demi mengejar waktu. Bisa jadi, perempuan pertama yang disukainya langsung “ditembak” untuk jadi pacar meski baru kenal seminggu.

2. Kopi non-kafein
Semua orang tahu, kopi mengandung kafein yang bisa membahayakan kesehatan, tetapi sering kali disangkal oleh para kopi mania. Bagi yang suka aroma kopi tapi takut akan kafeinnya, ada sejenis minuman yang disebut kopi non-kafein (decaf). Penggemar minuman ini sangat peduli pada masalah kesehatan. Sangat selektif memilih makanan atau minuman yang menyehatkan saja. Ia juga takut mengambil risiko yang bisa membahayakan dirinya.

3. Kopi giling
Ada yang suka minum kopi langsung dari biji kopi segar yang digiling. Di supermarket dan toko dijual jenis kopi segar ini. Namun, bila si dia punya alat giling kopi di rumahnya, berarti dia suka menggiling sendiri biji kopinya. Artinya, dia selalu ingin mengerjakan segala sesuatu sendiri, sangat mandiri, dan tidak tergantung pada siapa pun. Bisa pula diartikan, dia tidak mudah percaya pada orang lain.

4. Espresso
Jenis kopi ini sangat kuat dan sangat hitam karena dibuat langsung dari biji kopi dengan kadar air yang sangat sedikit. Disebut espresso karena cafe dan restoran menghidangkannya dalam waktu singkat di gelas kecil. Ini berkat teknologi mesin espresso dari Italia. Penggemar jenis kopi ini menyenangi pengalaman yang hebat, keras, dan penuh tantangan. Meski suka pada hal-hal berbahaya seperti mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Mereka juga biasanya sangat kreatif. Di sisi lain, mereka sangat penuntut, baik pada diri sendiri, maupun orang di sekitarnya.

5. Cappuccino
Cappuccino adalah espresso ditambah campuran susu, dihidangkan di gelas besar. Perpaduan kopi espresso dan susu menghasilkan warna coklat mirip pakaian para biarawan Capuchin, maka dinamakan cappucino. Penyuka jenis ini termasuk orang yang santai dalam menghadapi apa pun. Tidak mau diburu-buru, meski pada akhirnya segala sesuatu dapat dibereskannya. Hidup baginya seperti menikmati cappucino, ringan namun tetap nikmat.

6. Kopi campuran
Sekarang ini banyak kopi yang dicampur berbagai bahan sehingga menghasilkan aneka rasa. Ada kopi yang dicampur sirup karamel, ditambah bubuk kayu manis, atau ditambah moka. Penyuka jenis kopi ini tidak suka pada hal-hal yang dianggap wajar oleh banyak orang. Inginnya tampil dan berpikiran beda. Bersamanya, orang tidak pernah bosan, karena ia selalu menemukan hal-hal baru untuk dilakukan.

7. Kopi Irlandia
Ada satu jenis kopi yang sangat keras, yaitu kopi Irlandia (Irish coffee). Keras karena dicampur alkohol. Kopi dan alkohol punya efek bertentangan. Kopi membuat orang melek dan mengaktifkan kesadaran, sementara alkohol membuat pikiran tidak sadar. Penggemar minuman ini punya ide, pikiran, dan sifat yang kadang berseberangan. Dalam satu waktu, ia bisa terlihat gembira, dan sejenak kemudian murung.

8. Kopi tubruk
Bubuk kopi diseduh bersama ampasnya, kadang tanpa gula, dan diminum selagi ampasnya masih mengambang. Penggemar kopi ini suka segala sesuatu yang alamiah, dan tidak toleran pada kebohongan. Betapa pun pahitnya sebuah kebenaran, ia akan menerima.

sebuah pertanyaan besar mulai muncul di kepala kita..

apakah kepribadian kita terbentuk oleh kopi yang kita pilih?

atau kepribadian kita-lah, yang membuat kita memilih kopi kita sendiri?

Karena mungkin ini bukan hanya terjadi pada sebuah kopi. Tapi seluruh pilihan kita dalam hidup inilah, yang membuat kita menjadi “diri kita” sendiri.

Ingat kawan, hidup adalah pilihan! Terkadang kita harus memilih, dipilih, atau tersisih..

Label makanan? maksudnya?! Kamis, Apr 30 2009 

Waaaaa…….

Kemarin saya sedang pergi ke kampus, dan merasa kehausan. jadi saya pergi menuju sebuah kantin untuk membeli minuman botol (fruit tea), dan betapa kagetnya saya saat melihat bahwa mulai bulan ini, fruit tea telah menghapus tulisan di botol mereka!! Mungkin anda bingung, apa tulisan yang saya maksud. Jadi begini asal mulanya, jika saya sedang haus, ada 2 jenis minuman yang akan saya beli. Aqua dan Fruit tea. Kenapa fruit tea? bukan yang lain?! karena dari tahun ke tahun sejak saya kecil, fruit tea adalah salah satu product yang mencantumkan tulisan “tanpa bahan pengawet” dan “dengan perasa alami”. Jadi saya merasa aman. Tapi sekarang, tulisan itu sudah di hapus!! Kenapa? Saya pun tidak tahu. Tapi semenjak itu, saya tidak pernah membeli minuman tersebut lagi..

Bicara tentang minuman atau makanan, tentu saja terdapat bebagai zat yang terkandung di dalamnya. Dan dari pencarian saya, ada beberapa hal yang cukup menarik untuk kita ketahui dan cermati bersama.

Istilah pada label makanan sering sulit dipahami. Berbeda satu kata saja, artinya sudah jauh berbeda. Misalnya, istilah “kalori dikurangi” tidak sama artinya dengan kata “bebas” atau “rendah”. Produk ini mengandung kalori 25 persen lebih rendah dibandingkan produk biasa. Namun, itu tidak lantas berada di bawah batas kebutuhan kita sehari-hari, demikian menurut dr Johanes C Candrawinata, MND, SpGK. Supaya lebih jelas, simaklah daftar berikut.

1. Kalori
Calorie free = bebas kalori: kurang dari 5 kalori per takaran saji.
Low calorie = rendah kalori: kurang dari 40 kalori per takaran saji.
Reduced atau less calorie = kandungan kalori dikurangi 25 persen dibanding produk reguler.

2. Lemak total
Fat free = bebas lemak: kurang dari 0,5 gr per takaran saji.
Low fat = rendah lemak: kurang dari 3 gr lemak per takaran saji.
Reduced atau less fat = kandungan lemak dikurangi 25 persen dari produk reguler.

3. Lemak jenuh
Saturated fat free = bebas lemak jenuh: maks 0,5 gr per takaran saji.
Low saturated fat = rendah lemak jenuh: kurang dari 1 gr lemak jenuh per takaran saji.
Reduced atau less saturated fat = kandungan lemak jenuh telah dikurangi 25 persen dari produk reguler.

4. Kolesterol
Cholesterol free = bebas kolesterol: kurang dari 2 mg kolesterol per takaran saji.
Low cholesterol = rendah kolesterol: kurang dari 20 mg per takaran saji.
Reduced atau less cholesterol = kandungan kolesterol di dalamnya telah dikurangi 25 persen dari produk reguler.

5. Sodium (garam)
Sodium free = bebas garam: kurang dari 5 mg per takaran saji.
Low sodium = rendah garam: kurang dari 140 mg garam per takaran saji.
Reduced atau less sodium = kandungan garam di dalamnya telah dikurangi 25 persen dari produk reguler.

6. Gula
Sugar free = bebas gula: kurang dari 0,5 mg gula per takaran saji.
Reduced atau less sugar = kandungan gula di dalamnya telah dikurangi 25 persen dibanding produk reguler.

Meja Kerja = Gambaran Cermin Kepribadian Kamis, Apr 30 2009 

Kebanyakan pria tak begitu mempedulikan tampilan meja kerjanya. Mereka hanya melihat fungsi meja sebagai sarana untuk mengerjakan pekerjaan dan menaruh peralatan kerja tanpa memperhatikan letak peralatannya. Padahal, meski terkesan sepele, tatanan meja kerja bisa berarti banyak hal. Dari pernak-pernik atau keadaan barang-barang di atas meja, Anda bisa mengetahui karakter dan gaya kerja pemiliknya.

Lewat buku Everything’s Organized, Lisa Kanarek mengungkapkan bahwa meja kerja adalah cerminan diri si pemiliknya. Inilah karakter-karakter tersebut, dan bagaimana mereka cenderung mengatur mejanya:

1. Si Kreatif
Lelaki ini sering membiarkan meja kerjanya berantakan. Di atas meja terdapat kertas-kertas, buku-buku, majalah, dokumen, alat tulis, dan banyak lainnya. Herannya, pemilik meja ini tidak merasa terganggu dengan kondisi ini. Namun meskipun kreatif, melihat dari kondisi mejanya yang berantakan, lelaki ini kurang bisa diandalkan. Ia kurang bisa bertanggung jawab terhadap tugas yang dibebankan padanya. Ia juga mudah panik dan sulit membagi pekerjaan berdasarkan skala prioritas. Namun, jika mood-nya sedang bagus, ia bisa menyelesaikan tugas dengan baik, cepat, dan memuaskan. Tak peduli betapa berantakan mejanya. Ia malah akan sulit bekerja dengan kondisi meja yang rapi.

2. Si Humoris
Meja kerja lelaki ini terkesan bersahabat dan semarak. Di atas meja terdapat foto-foto pribadi dan keluarga, serta beberapa pernak-pernik seperti boneka lucu, aksesori menarik dari seseorang yang mungkin memiliki arti khusus baginya. Alat tulis dan buku-buku disusun dalam wadah yang unik dengan warna-warna ceria. Karena terbuka dan humoris, si pemilik meja ini seringkali menjadi penghibur orang-orang sekantor. Meski terlihat santai, ia orang yang cukup kreatif. Ia cukup bisa diandalkan dan bertanggung jawab terhadap tugas yang dibebankan padanya. Ia juga bisa menjadi sahabat bagi teman-temannya di kantor.

3. Si Serius
Meja lelaki tipe ini selalu tampak rapi dan bersih. Buku-buku dan file dokumen tersusun rapi di atas meja. Apa saja yang terlihat di meja adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan saat itu. Meski termasuk orang yang serius dalam bekerja, pemilik meja ini bukan orang yang “kaku”. Ia cukup fleksibel menghadapi rekan-rekan di kantor. Ia juga bisa membedakan dengan baik kapan waktu untuk bercanda. Ia cukup dewasa dalam menghadapi setiap masalah.
4. Si Disiplin
Meja yang selalu terlihat hampir kosong adalah ciri tipe lelaki disiplin. Di atas meja, hanya terdapat komputer dan telepon. Semua peralatan kerja lainnya seperti kertas, alat tulis, majalah, dan buku-buku diletakkan dalam laci meja. Semuanya tersimpan rapi meski si pemilik meja sedang bekerja. Ia baru akan mengambil peralatan tersebut jika ingin menggunakannya. Selain disiplin, pemilik meja juga serius dalam bekerja. Jarang sekali ia beranjak dari kursi sebelum pekerjaan selesai. Ia juga tidak mudah terpengaruh pada lelucon apa pun yang dilontarkan ketika sedang bekerja. Karena pada dasarnya, sense of humor lelaki tipe ini sangat rendah, ia pun cenderung kaku dalam pergaulan.

5. Si Konservatif
Ciri meja lelaki ini adalah serba senada. Telepon, alat tulis, dan semua barang yang ada di mejanya bisa dipastikan berwarna senada atau terdiri dari satu tema. Daftar pekerjaan yang harus dikerjakannya hari ini selalu ditandai rapi. Biasanya dia senang menempelkan moto kerja persis di sebelah papan memo.
Meski konservatif dan sedikit galak, sebenarnya pemilik meja ini punya sifat periang dan easy going. Itu sebabnya ia juga bisa menjadi penghibur orang sekantor. Ia bisa diandalkan. Sayang, sikapnya kadang kurang profesional.

10 Tanda “Dialah Orangnya” Kamis, Apr 30 2009 

Setiap Anda bertemu keluarga atau teman-teman, ada saja yang bertanya, “Kapan menikah?”. Alasannya, karena Anda dan Si Dia sudah lebih dari dua tahun berpacaran. Padahal Anda sendiri mungkin masih perlu mempertimbangkan, mampukah Anda hidup bersama dengan Si Dia hingga maut memisahkan? Untuk menilai benarkah ia Si “Mr. Right”, simak tanda-tandanya, yang dikutip dari buku Is He the Right One keluaran Chic Series Relationship ini.

1. Ia Pendengar yang Baik
Sebelum lelaki membuka hatinya untuk Anda, ia akan membuka telinganya kepada Anda terlebih dahulu. Lelaki yang ingin selalu dekat dengan Anda akan menjadi pendengar yang baik untuk Anda. Hal ini penanda bahwa ia mau memahami, peduli, dan concern kepada Anda. Artinya ia mau tahu apa yang menjadi perhatian Anda, baik itu senang atau sedih. Dia akan dengan senang hati mendengarkan Anda. Dia adalah orang yang bisa diandalkan untuk memberikan dukungan. Jika problem Anda cukup besar, dan Anda tidak mampu mengatasinya sendiri, bisa dipastikan dia akan berusaha sekuatnya untuk mencarikan Anda solusi.

2. Mengalir Begitu Saja
Hubungan Anda dengannya tidak pernah dipaksakan. Mengalir begitu saja. Kenyamanan yang Anda rasakan dengannya terjadi dengan mudah. Menurut pakar hubungan, selalu ada chemistry yang mengalir natural pada pasangan yang benar-benar cocok. Dengan mudah Anda berdua bisa melihat kelancaran hubungan itu, demikian pula orang-orang lain. Bukan hal aneh jika beberapa kali ada orang yang mengatakan pada Anda berdua, “Kalian pasangan yang cocok, deh!”

3. Tak Banyak Kompromi
Anda tak perlu banyak kompromi, bisa tampil apa adanya. Pasangan yang meminta Anda untuk berubah bukanlah pasangan yang diciptakan untuk Anda. Pada prinsipnya, pasangan yang sempurna adalah pasangan yang saling memelihara hubungan apa adanya. Mencintai kekasihnya dalam satu paket, lengkap dengan kelemahannya. Pasangan yang baik adalah pasangan yang mampu membuat kekasih hatinya merasa nyaman menjadi dirinya sendiri. Dia selalu memberi semangat dan dukungan agar Anda merasa baik dan menjadi lebih baik. Jika lelaki tidak merasa nyaman dengan dirinya sendiri, maka dia tidak akan bisa membuat diri Anda nyaman menjadi diri sendiri.

4. Mempercayainya Sepenuh Hati
Ketika Anda mempercayai partner Anda, maka Anda membuka hubungan itu pada banyak kemungkinan. Tanpa kepercayaan, sebuah hubungan tak bisa tumbuh baik dan bukan tidak mungkin berkembang jadi “neraka”. Mempercayai pasangan adalah meyakini bahwa apapun yang dia lakukan adalah yang terbaik, dan percaya bahwa dia melakukannya untuk kebaikan Anda. Rahasia membangun kepercayaan itu adalah dengan tidak mengharap dia menjadi manusia sempurna.

5. Memperkaya Hidup Anda
Tenggelam dalam cinta semestinya membuat seseorang produktif dan memiliki hidup yang lebih berkualitas. Mr. Right seharusnya memperkuat imajinasi Anda dan merangsang keinginan Anda. Dia akan selalu ada untuk Anda, mendorong, mendukung, dan membuat Anda makin semangat mewujudkan mimpi-mimpi dan keinginan itu. Bahkan ketika Anda punya keinginan kuat untuk mencapai sesuatu yang juga dia inginkan. Seorang laki-laki yang baik selalu meng-encourage dan mendukung Anda secara profesional, personal, dan spiritual.

6. Dialah Teman Terbaik
Dialah teman terbaik yang Anda miliki, sekalipun dia bukan kekasih Anda. Pasangan yang awet dan diciptakan untuk bersama adalah pasangan yang juga berteman baik. Mengapa begitu? Karena membangun hubungan percintaan bisa terjadi dalam satu malam. Namun, membangun sebuah persahabatan butuh waktu jauh lebih panjang, terjalin secara perlahan. Jika dia sungguh-sungguh teman yang baik, sangat cocok dengan Anda, memiliki kualitas pertemanan yang tinggi, maka dia adalah orang yang fit dengan Anda. Dengan demikian, sekalipun kisah cinta itu berakhir, Anda berdua akan masih bisa berteman dengan baik.

7. Bermanja-manja pada Anda
Anda akan segera dapat membedakan kemanjaannya dengan kemanjaan anak kecil yang menyebalkan (spoil). Dia mungkin merengek seperti anak kecil, menyandarkan kepalanya di pangkuan Anda sambil meringkuk. Semua itu untuk menunjukkan bahwa Anda adalah perempuan yang berbeda dibanding perempuan mana pun di dunia ini. Tindakannya yang demonstratif itu pun untuk menunjukkan bahwa Andalah ratu di hatinya. Dia pun akan memanjakan Anda seperti anak perempuan kecil. Memijatkan kaki Anda begitu ia mendengar Anda sedang lelah, atau mencarikan makanan ketika Anda lapar di malam hari. Anda melihat pancaran sayang yang besar di matanya, begitu juga di tindakannya.

8. Punya Nilai Sama
Sebuah hubungan yang harmonis adalah bila memiliki nilai yang sama. Anda berdua boleh saja memiliki kesamaan religi, latar belakang keluarga, kehidupan sosial, bahkan finansial. Namun, Anda berdua tidak akan bisa berjalan bersama jika tidak punya kesepakatan terhadap satu nilai yang sama. Kesamaan nilai inilah yang membuat Anda dan dia ingin hidup dan berkembang bersama-sama.

9. Bagian dari Dunianya
Ketika Anda bertemu dengan orangtua, keluarga, rekan kerja, sahabat-sahabatnya, Anda bisa merasakan dan melihat bagaimana sosoknya di tengah-tengah orang dekatnya. Pasti ada perbedaan ketika dia bersama orang-orang terdekatnya dengan ketika bersama Anda. Lelaki yang serius menjadikan Anda partner hidupnya tidak hanya akan menjadikan Anda bagian dari dunianya sendiri, tetapi juga orang-orang dekat, hobi, dan pekerjaannya. Dia adalah lelaki yang dengan tulus hati membuka diri apa adanya pada Anda. Termasuk membiarkan sahabat-sahabatnya meledek dia gila-gilaan di depan Anda.

10. Berkorban demi Anda
Tanpa menghitung, tanpa banyak menimbang, dia akan segera berkorban jika Anda dalam kesulitan. Dia juga akan dengan segera memberikan barang berharga miliknya jika Anda menginginkannya. Di saat itulah Anda akan tahu bahwa dia mencintai Anda dengan serius. Ini belum dihitung pengorbanan memakai waktu istirahatnya untuk menemani Anda, uang untuk investasi masa depan bersama Anda, dan masih banyak lagi. Dia tak lagi memikirkan kepentingannya sendiri.

Jika lima saja dari tanda-tanda ini sudah ada di diri pasangan Anda, bisa jadi ialah Si Mr Right yang selama ini Anda cari-cari. Ayo tersenyumlah, siapa tahu pada kencan berikutnya dia akan mengucapkan “pertanyaan” itu..haha

Halaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.